Text
Epistemoligi Tafsir Kontemporer
Penafsiran Al Quran adalah sebuah prosses yang tak pernah mengenal titik henti . Ia telah dimulai sejak zaman nabi dan terus berlangsung hingga masa sekarang. Kebenaran tafsir pun tak pernah mengenal kata "mutlak" sehingga wajar jika ia terus diperbincangkan dan tidak jarang juga mendapat kritikan tajam, terutama ketika produk-produk penafsiran tersebut mengandung bias ideologis dan terkesan tak lagi relevan dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, dibutuhkan perubahan epistem dan metodologi dalam penafsiran Al-Quran, sehingga pembacaan al quran akan bersifat produktif dan prospektif. Dengan cara demikian, maka produk-produk penafsiran yang dihasilkan pun akan senantiasa konstektual dan relevan dengan perkembangan zaman.
| R00828 | 297.131 ABD e | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain